/www/wwwroot/opac.peradaban.ac.id/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 270" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "2%" ]
Buku fathul muin jilid kedua ini secara garis besar mambahas bab Munakahat dan jinayah, sebagian muamalat seperti urusan sewa menyewa, pinjam meminjam, masalah keluarga, pernikahan, berbagai tindak pidana dan hukumannya, wakaf maupun waris. Kitab ini merupakan penjabaran dan rincian dari sumber-sumber hukum dalam kaitannya dengan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat.
Buku ini berisi tentang: 1. Orisinalitas Ajaran Tasawuf 2. Pengertian Tasawuf 3. Tasawuf pada masa Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabat 4. Sumber Ajaran Tasawuf 5. Ruang Lingkup Ajaran Tasawuf 6. Hubungan Ilmu Tasawuf dengan Ilmu-ilmu Keislaman lainnya 7. Tasawuf dan Mistik 8. Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Tasawuf 9. Maqamat dan Ahwal 10. Sufisme dalam Lintas Sejarah Nusantara 1…
Buku ini berisi tentang Sejarah Islam yakni Khulafa'ur Rasyidin: 1. Abu Bakar Ash-Shidiq ( Seorang sahabat yang terpercaya) 2. Umar Bin Khatab ( Sang pembeda) 3. Utsman Bin Affan R.A (Pemilik dua Cahaya) 4. Ali bin Abi Thalib
Buku ini berisi tentng: 1. Problematika Hubungan Barat Dunia Muslim 2. Muslim di Kanada 3.. Muslim di Perancis 4. keminoritasan dalam Masyarakat Barat 5. Potret Politik Kaum Muslim