/www/wwwroot/opac.peradaban.ac.id/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%inklusi%" ]
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kegiatan pembelajaran khusus bagi lamban belajar di Sekolah Dasar Negeri 05 Arcawinangun Purwokerto Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan rumusan masalah yaitu bagaimana implementasi kegiatan pembelajaran khusus bagi lamban belajar kelas 1, 2 dan kelas 3 dengan materi pokok membaca, menulis, dan berhitung di Sekolah Dasar Negeri 05 Arcawinangun Purwokert…
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru Penjasorkes dalam memaksimalkan hasil belajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi SDN 1 Tanjung.
penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. subjek penelitian ini adalah anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data adalah observasi , wawancara, dokumentasi, serta triangulasi. teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan
Hasil penelitian menunjukkan ada delapan komponen yang menjadi sebuah konsep dalam Permendiknas No. 70 Tahun 2009, yaitu pendidik untuk peserta didik berkebutuhan khusus, peserta didik berkebutuhan khusus, kurikulum untuk peserta didik berkebutuhan khusus, penyelenggaraan pendidikan inklusif, sekolah inklusif, pengawasan dan monitoring, sanksi, sarana dan prasarana untuk peserta didik berkebutu…